Jumat, 16 Maret 2018

Sejarah Internet di Dunia

 Apa sih sebenarnya internet itu ?



tentu saja internet adalah Kependekan dari interconnection networking yaitu seluruh jaringan computer yang saling terhubung menggunakan standar system global Transmission Control Protocol / (TCP/IP) senagai protocol pertukaran paket (Packet Switching Communication Protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia


Nah sekarang kamu tahukan apa internet itu


Sekarang Saya akan menjelaskan tentang Sejarah Internet di Dunia


Sejarah Internet dimulai dengan pengembangan komputer elektronik pada 1950-an. Awal konsep tentang jaringan paket berasal dari beberapa laboratorium ilmu komputer di Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis. Departemen Pertahanan Amerika memberikan kontrak pada awal 1960-an untuk sistem jaringan paket, termasuk pengembangan ARPANET (yang akan menjadi jaringan pertama yang menggunakan protokol internet). Pesan pertama dikirim melalui ARPANET dari laboratorium Computer Sains Profesor Leonard Kleinrock di University of California, Los Angeles (UCLA) ke node jaringan kedua di Stanford Research Institute (SRI).
Jaringan packet switching seperti ARPANET, Mark I di NPL di Inggris, CYCLADES, Merit Network, Tymnet, dan Telenet, telah dikembangkan pada akhir 1960-an dan awal 1970-an menggunakan berbagai protokol komunikasi. Khusus ARPANET telah menyebabkan pengembangan protokol untuk internetworking, protokol yang membuat beberapa jaringan yang terpisah bisa bergabung dalam satu jaringan (jaringan dari jaringan).

BERBAGAI PEMICU INTERNET
Sistem telegrap adalah sistem komunikasi pertama yang sepenuhnya digital. Dengan demikian Internet memiliki pemicu, yaitu sistem telegrap, yang ditemukan pada abad ke-19, lebih dari satu abad sebelum Internet digital banyak digunakan di paruh kedua tahun 1990-an. Konsep komunikasi data, transmisi data antara dua tempat yang berbeda yang terhubung melalui beberapa jenis media elektromagnetik, seperti radio atau kabel listrik, mendahului pengenalan komputer pertama. Sistem komunikasinya masih terbatas pada komunikasi titik ke titik antara dua perangkat. Sistem telegrap dan mesin teleks dapat dianggap pemicu awal dari komunikasi dua arah ini. Teori transmisi data dan informasi dikembangkan oleh Claude Shannon, Harry Nyquist, dan Ralph Hartley, selama awal abad ke-20.
ARPA DAN TIGA TERMINAL
Seorang pelopor dalam perkembangan jaringan global, JCR Licklider, pada bulan Januari tahun 1960 mengusulkan makalah "Man-Komputer Simbiosis". Makalah ini tentang sebuah jaringan, seperti komputer, yang terhubung satu sama lain melalui jalur komunikasi pita lebar. Pada bulan Agustus 1962, Licklider dan Welden Clark menerbitkan makalah "On-Line Man Computer Communication", yang merupakan salah satu deskripsi pertama dari jaringan masa depan.
Packet Switching
Pada tahun 1960, Paul Baran dari RAND Corporation menghasilkan penelitian jaringan yang berdaya tahan bagi militer AS dalam hal terjadi perang nuklir. Informasi yang dikirimkan melalui jaringan Baran itu akan dibagi ke dalam apa yang disebut "blok pesan". Secara independen, Donald Davies (National Physical Laboratory, UK), mengajukan dan mengembangkan jaringan yang sama berdasarkan apa yang ia sebut paket-switching, istilah yang pada akhirnya akan diadopsi. Leonard Kleinrock (MIT) mengembangkan teori matematika di balik teknologi ini. Packet-switching menyediakan utilisasi bandwidth dan waktu respon yang lebih baik daripada teknologi circuit-switching tradisional yang digunakan untuk telepon, terutama dalam hal link interkoneksi yang terbatas.


JARINGAN-JARINGAN PELOPOR INTERNET
·       Arpanet
Robert Taylor dari Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) bersama dengan Larry Roberts dari MIT berinisiatif membuat proyek untuk membangun sistem jaringan interkoneksi yang merupakan gagasan dari Licklider. Link ARPANET pertama berhasil dibangun antara University of California, Los Angeles (UCLA), dan Stanford Research Institute pada tanggal 29 Oktober 1969 pukul 22:30. Pada tanggal 5 Desember 1969, jaringan 4 node dihubungkan dengan menambahkan University of Utah dan University of California, Santa Barbara. ARPANET tumbuh pesat. Pada tahun 1981, jumlah host telah berkembang menjadi 213, dengan host baru yang ditambahkan kira-kira setiap dua puluh hari. Pengembangan ARPANET bertumpu pada penggunaan Request for Comments (RFC), yang masih digunakan sampai sekarang untuk mengusulkan dan mendistribusikan sistem dan protokol Internet. RFC 1 berjudul "Host Software", ditulis oleh Steve Crocker dari University of California, Los Angeles, dan diterbitkan pada tanggal 7 April 1969. Tahun-tahun awal ini telah didokumentasikan dalam sebuah film tentang Jaringan Komputer pada tahun 1972 dengan judul “he Heralds of Resource Sharing”.

5 ARPANET menjadi inti teknis dari apa yang disebut kemudian dengan nama Internet, dan alat utama dalam mengembangkan teknologi yang digunakan. ARPANET awal menggunakan Network Control Program (NCP, kadang-kadang Network Control Protocol) daripada TCP/IP. Pada tanggal 1 Januari 1983, NCP pada ARPANET digantikan oleh keluarga protokol yang lebih fleksibel dan kuat yaitu protokol TCP / IP, yang menandai dimulainya masa Internet modern.

Dengan berbagai alasan politik, kolaborasi Internasional dalam hal ARPANET jarang. Pengembang Eropa berkonsentrasi pada pengembangan jaringan X.25. Norwegia dengan program Array Seismic Norwegia (NORSAR) pada tahun 1972, diikuti Swedia pada tahun 1973 dengan menghubungkan satelit ke kelompok riset Stasiun Bumi Tanum. Peter Kirstein di Inggris, awalnya di Institute of Computer Science, Universitas London lalu kemudian di University College London.

·       NPL
Pada tahun 1965, Donald Davies dari National Physical Laboratory (United Kingdom) mengusulkan jaringan data nasional berdasarkan packet-switching. Usulan itu tidak diterima secara nasional, namun pada 1970 ia telah merancang dan membangun jaringan packetswitched Mark I untuk memenuhi kebutuhan laboratorium multidisiplin dan membuktikan teknologi ini dapat beroperasional. Pada tahun 1976, 12 komputer dan 75 perangkat terminal ditempelkan

dan lebih banyak lagi ditambahkan sampai jaringan digantikan pada tahun 1986.

·      Jaringan Merit
Jaringan Merit dibentuk pada tahun 1966 sebagai Michigan Educational Research Information Triad untuk mengeksplorasi jaringan komputer di universitas negeri Michigan sebagai sarana untuk membantu pengembangan pendidikan dan ekonomi negara. Dengan dukungan awal dari Negara Bagian Michigan dan National Science Foundation (NSF), jaringan packet-switched pertama kali didemonstrasikan pada bulan Desember 1971 ketika sebuah koneksi interaktif host-to-host dibuat antara sistem komputer mainframe IBM di University of Michigan di Ann Arbor dan Wayne State University di Detroit. Pada bulan Oktober 1972 koneksi ke mainframe CDC di Michigan State University di East Lansing telah menyelesaikan jaringan Triad ini. Selama beberapa tahun ke depan di samping koneksi interaktif host-to-host, jaringan ditingkatkan untuk mendukung koneksi terminal ke host, koneksi batch host-to-host (penyerahan pekerjaan jarak jauh, percetakan jarak jauh, batch file transfer), interaktif transfer file, gateway ke jaringan data publik Tymnet dan Telenet, X.25 host attcahment, gateway ke jaringan data X.25, Ethernet attached hosts, dan pada akhirnya TCP/IP dan perguruan tinggi negeri lainnya di Michigan bergabung dengan jaringan. Semua ini mengatur panggung untuk peran Merit dalam proyek NSFNET mulai pertengahan 1980-an.

·     Cyclades
Jaringan packet switching CYCLADES adalah jaringan hasil penelitian di Perancis yang dirancang dan dipimpin oleh Louis Pouzin. Demonstrasi pertama pada tahun 1973, dikembangkan untuk mengeksplorasi alternatif berdasarkan desain awal ARPANET dan untuk mendukung penelitian jaringan umumnya. Itu adalah jaringan pertama yang membuat host bertanggung jawab terhadap kehandalan pengiriman data, bukan jaringan itu sendiri, menggunakan datagram yang tidak dapat diandalkan dan mekanisme protokol end-to-end terkait.

·     Jaringan X.25
Berdasarkan penelitian ARPA, standar jaringan packet switching dikembangkan oleh International Telecommunication Union (ITU) dalam bentuk X.25 dan standar yang terkait. Selain menggunakan packet switching, X.25 dibangun dengan konsep virtual circuit meniru sambungan telepon tradisional. Pada tahun 1974, X.25 membentuk dasar untuk jaringan SERCnet antara situs-situs penelitian dan akademik di Inggris, yang kemudian menjadi JANET. Standar ITU awal untuk X.25 disetujui bulan Maret 1976.

Kantor pos Inggris, Western Union International dan Tymnet berkolaborasi untuk menciptakan jaringan packet switched internasional pertama yang disebut sebagai International Packet Switched Service (IPSS). Pada tahun 1978 jaringan ini tumbuh membentang dari Eropa sampai Amerika Serikat dan mencakup Kanada, Hong Kong, dan Australia pada tahun 1981. Pada tahun 1990-an jaringan ini menjadi sebuah infrastruktur bagi jaringan dunia.

Tidak seperti ARPANET, X.25 umumnya disediakan untuk penggunaan bisnis. Telenet menawarkan layanan surat elektronik Telemail, yang ditargetkan untuk digunakan perusahaan dibanding sistem email umum ARPANET.

Jaringan dial-in publik pertama menggunakan protokol terminal TTY asynchronous agar mencapai konsentrator yang dioperasikan dalam jaringan publik. Beberapa jaringan, seperti CompuServe, menggunakan X.25 untuk multipleks sesi terminal ke tulang punggung packetswitched mereka, sementara yang lain, seperti Tymnet, menggunakan protokol proprietary.

Pada tahun 1979, CompuServe menjadi layanan pertama yang menawarkan kemampuan surat elektronik dan dukungan teknis untuk pengguna komputer pribadi. Perusahaan membuat terobosan baru lagi pada tahun 1980 sebagai yang pertama menawarkan chatting real-time dengan CB Simulatornya. Jaringan dial-in utama lainnya adalah America Online (AOL) dan Prodigy yang menyediakan fitur komunikasi, konten, dan hiburan. Banyak jaringan Bulletin Board System (BBS) juga menyediakan akses on-line, seperti FidoNet yang populer di kalangan pengguna yang hobi komputer, banyak dari mereka adalah hacker dan operator radio amatir.

PENGGABUNGAN JARINGAN DAN PENCIPTAAN INTERNET (1973-1990)
Dengan begitu banyaknya metode jaringan yang berbeda, maka diperlukan penggabungan atau penyatuan mereka semua. Robert E. Kahn dari DARPA dan ARPANET merekrut Vinton Cerf dari Stanford University untuk bekerjasama mengatasi masalah ini. Pada tahun 1973, mereka mengeluarkan suatu reformulasi mendasar, dimana perbedaan antara protokol jaringan disembunyikan dengan menggunakan protokol internetwork umum, dan bukan jaringan yang bertanggung jawab.

 untuk keandalan, seperti dalam ARPANET, tetapi host yang bertanggung jawab. Isitilah internet terdapat dalam spesifikasi dari protokol yang dihasilkan pada bulan Desember 1974, yaitu RFC 675, yang berisi spesifikasi “Internet Transmission Control Program”, berdasarkan hasil pemikiran Vinton Cerf, Yogen Dalal dan Carl Sunshine, dari Network Working Group. Dalam spesifikasi ini terdapat penggunaan pertamakali istilah internet sebagai singkatan dari internetworking.

L. Erawan 7 Dengan peranan jaringan yang dikurangi menjadi minimal, telah memungkinkan untuk menggabungkan hampir semua jenis jaringan bersama-sama, tidak peduli apa karakteristik mereka. DARPA kemudian setuju untuk mendanai pengembangan perangkat lunak prototipe, dan setelah beberapa tahun kerja, demonstrasi pertama dari gateway antara jaringan Packet Radio di area SF Bay area dan ARPANET dilakukan oleh Stanford Research Institute. Pada tanggal 22 November 1977 demonstrasi tiga jaringan dilakukan yang melibatkan jaringan ARPANET, Packet Radio Van SRI pada jaringan radio paket dan jaringan satelit Atlantic Packet.


Berdasarkan spesifikasi pertama TCP pada tahun 1974, TCP/IP muncul pada pertengahan akhir tahun 1978 dalam bentuk yang hampir final. Pada 1981, standar terkait diterbitkan sebagai RFC 791, 792 dan 793 dan diadopsi untuk digunakan. DARPA menponsori atau mendorong pengembangan implementasi TCP/IP untuk berbagai sistem operasi dan kemudian menjadwalkan migrasi dari semua host pada semua jaringan packet ke TCP/IP. Pada tanggal 1 Januari 1983, yang dikenal sebagai hari bendera, protokol TCP/IP menjadi satu-satunya protokol yang disetujui di ARPANET, menggantikan protokol NCP sebelumnya.

DARI ARPANET KE NSFNET

Setelah ARPANET berjalan selama beberapa tahun, ARPA lalu mencari lembaga lain untuk menggantikannya mengelola jaringan. Akhirnya, pada bulan Juli 1975, jaringan telah diserahkan kepada Defense Communications Agency, yang juga merupakan bagian dari Departemen Pertahanan. Pada tahun 1983, bagian militer AS dari ARPANET memisahkan diri sebagai jaringan yang terpisah, yaitu MILNET.

Jaringan ARPANET didanai oleh pemerintah, maka dari itu penggunaannya dibatasi pada penggunaan non-komersial seperti penelitian. Penggunaan untuk komersial dilarang keras. Ini adalah awal pembatasan koneksi ke situs militer dan universitas. Selama tahun 1980, hubungan diperluas ke lembaga pendidikan lainnya, dan bahkan semakin banyak perusahaan seperti L. Erawan 8 Digital Equipment Corporation dan Hewlett-Packard, yang berpartisipasi dalam proyek-proyek penelitian.

Beberapa cabang lain dari pemerintah AS, yaitu National Aeronautics and Space Administration (NASA), National Science Foundation (NSF), dan Department of Energy (DOE) kemudian melibatkan diri secara aktif dalam penelitian internet dan memulai pengembangan penerus ARPANET. Pada pertengahan 1980-an, ketiga cabang ini mengembangkan Wide Area Networks pertama berdasarkan TCP/IP. NASA mengembangkan NASA Science Network, NSF mengembangkan CSNET dan DOE mengembangkan Energy Siciences Network atau ESNet.
TRANSISI MENUJU INTERNET

 Istilah "internet" diadopsi pada publikasi RFC pertama tentang protokol TCP (RFC 675: Internet Transmission Control Program, Desember 1974) sebagai singkatan dari istilah internetworking dan kedua istilah telah digunakan secara bergantian. Secara umum, internet adalah setiap jaringan yang menggunakan TCP/IP.

TCP/IP MENUJU GLOBAL (1989-2010)
·       CERN, INTERNETNYA EROPA, MENGHUBUNGKAN PASIFIK DAN SEKITARNYA
·       MEMBUKA JARINGAN UNTUK PERDAGANGAN

TATA KELOLA INTERNET

Sebagai jaringan terdistribusi global dari berbagai jaringan otonom yang saling berhubungan, Internet beroperasi tanpa badan pusat. Internet tidak memiliki pemerintahan yang terpusat baik untuk teknologi atau kebijakan, dan setiap jaringan anggota memilih sendiri teknologi dan protokol apa yang akan digunakan dari standar teknis yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). Meskipun demikian, Internet telah memiliki Internet Assigned Numbers Authority (IANA) untuk mengalokasikan dan menugaskan berbagai pengenal teknis yang diperlukan untuk pengoperasian Internet. Internet Corporation for Assigned Names and L. Erawan 11 Numbers (ICANN) mengawasi dan mengkoordinasikan dua ruang nama utama di Internet, yaitu ruang alamat Internet Protocol (IP) dan Domain Name System (DNS).

·      NIC, INTERNIC, IANA, DAN ICANN
·       INTERNET ENGINEERING TASK FORCE
·     REQUEST FOR COMMENTS
·    THE INTERNET SOCIETY


GLOBALISASI DAN TATA KELOLA INTERNET DI ABAD KE-21

Sejak tahun 1990-an, pengaturan dan tata kelola Internet telah menjadi kepentingan global untuk pemerintah, perdagangan, masyarakat sipil, dan individu. Organisasi-organisasi yang memegang kendali dari aspek teknis tertentu dari Internet adalah penerus dari pengawas ARPANET. Sementara diakui sebagai administrator dari aspek-aspek tertentu dari Internet, peran dan otoritas pengambilan keputusan mereka terbatas dan tunduk pada meningkatnya perhatian dan keberatan internasional. Keberatan tersebut telah menyebabkan ICANN menghapus hubungan dengan, pertama, University of Southern California pada tahun 2000, dan akhirnya pada September 2009, memperoleh otonomi dari pemerintah AS dengan berakhirnya perjanjian yang berlangsung lama, meskipun beberapa kewajiban kontrak dengan Departemen Perdagangan AS terus berlanjut.

DARI GOPHER KE WWW

Seiring pertumbuhan Internet di tahun 1980 dan awal 1990-an, banyak orang menyadari meningkatnya kebutuhan untuk dapat mencari dan mengatur file dan informasi. Proyek seperti Archie, Gopher, WAIS, dan FTP Archive List mencoba untuk menciptakan cara untuk mengatur data terdistribusi. Pada awal 1990-an, Gopher, diciptakan oleh Mark P. McCahill menawarkan alternatif untuk World Wide Web. Namun, pada pertengahan 1990-an jelas bahwa Gopher dan proyek lainnya gagal untuk dapat mengakomodasi semua tipe data yang ada dan mampu tumbuh tanpa hambatan. Salah satu paradigma antarmuka pengguna yang paling menjanjikan selama periode ini adalah hypertext. Teknologi ini telah terinspirasi oleh Vannevar Bush "Memex" dan dikembangkan melalui penelitian Ted Nelson pada Proyek Xanadu dan penelitian Douglas Engelbart di NLS. Banyak sistem hypertext mandiri kecil telah dibuat sebelumnya, seperti Apple Computer HyperCard (1987). Gopher menjadi yang pertama yang umum digunakan sebagai antarmuka hypertext Internet.




SEARCH ENGINES

Sebelum World Wide Web ada, sudah ada mesin-mesin pencari yang berusaha untuk mengatur Internet. Yang pertama adalah mesin pencari Archie dari McGill University pada tahun 1990, diikuti oleh WAIS dan Gopher tahun 1991. Ketiga sistem tersebut mendahului penemuan World Wide Web dan masih terus mengindeks Web dan seluruh internet selama beberapa tahun setelah Web muncul. Sampai tahun 2006 masih ada server Gopher, meskipun sudah ada banyak server web yang bagus.


FILE SHARING
Berbagi file dan sumberdaya telah menjadi aktivitas penting pada jaringan komputer bahkan jauh sebelum internet didirikan dan didukung oleh berbagai cara termasuk bulletin board systems (1978), Usenet (1980), Kermit (1981), dan banyak lainnya. File Transfer Protocol (FTP) distandarkan pada tahun 1985 dan masih digunakan sampai sekarang. Berbagai alat telah dikembangkan untuk membantu penggunaan FTP dengan membantu pengguna menemukan file yang mungkin ingin ditransfer, termasuk Wide area Informasi Server (WAIS) pada tahun 1991, Gopher tahun 1991, Archie pada tahun 1991, Veronica pada tahun 1992, Jughead pada tahun 1993, Internet Relay Chat (IRC) pada tahun 1988, dan akhirnya World Wide Web (WWW) pada tahun 1991.

Pada tahun 1999, Napster menjadi sistem file sharing peer-to-peer pertama. Napster menggunakan server pusat untuk mengindeks dan menemukan peer (rekan), namun penyimpanan dan transfer file didesentralisasikan. Kemudian berbagai program dan layanan file sharing peer-to-peer dengan berbagai tingkat desentralisasi dan anonimitas muncul, seperti Gnutella, eDonkey2000, dan Freenet pada tahun 2000, FastTrack, Kazaa, Limewire, BitTorrent dan pada tahun 2001, dan Poisoned tahun 2003.


Semua perangkat tersebut dapat digunakan untuk berbagi berbagai macam konten, tetapi file musik, software, film dan video yang sering digunakan. Beberapa dari perangkat berbagi ini legal, tetapi sebagian besar tidak. Tuntutan hukum dan tindakan hukum lain telah menyebabkan Napster pada tahun 2001, eDonkey2000 pada tahun 2005, Kazza pada tahun 2006, dan Limewire tahun 2010 harus menghentikan operasinya atau memfokuskan kembali upaya mereka. The Pirate Bay, yang didirikan di Swedia pada tahun 2003, terus beroperasi meskipun sidang dan banding pada tahun 2009 dan 2010 mengakibatkan hukuman penjara dan denda besar untuk beberapa pendirinya. File Sharing masih diperdebatkan dan kontroversial dengan tuduhan pencurian kekayaan intelektual di satu sisi dan tuduhan sensor di sisi lain.